Liga 4 Piala Bupati Morowali 2026 Resmi Ditutup, Fentama FC Keluar sebagai Juara

MOROWALI – Turnamen Sepak Bola Liga 4 Piala Bupati Morowali Tahun 2026 resmi berakhir. Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menutup turnamen tersebut di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Marsaoleh, Kecamatan Bungku Tengah, Rabu (30/9/2026).

Penutupan ditandai dengan penyerahan piala, hadiah uang tunai, serta bonus kepada tim juara dan para pemain berprestasi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, Sekretaris Daerah Morowali sekaligus Ketua KONI Morowali Yusman Mahbub, Ketua Askab PSSI Kabupaten Morowali Gafar Hilal, sejumlah kepala OPD, anggota DPRD Morowali, serta ribuan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Iksan mengatakan penyelenggaraan Liga 4 Piala Bupati Morowali tidak semata-mata berorientasi pada perebutan hadiah. Menurutnya, turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun semangat olahraga sekaligus mempererat persatuan masyarakat.

Selain hadiah yang disiapkan Askab PSSI dan Dinas Pemuda dan Olahraga, Pemerintah Kabupaten Morowali juga memberikan bonus tambahan kepada tim dan pemain berprestasi.

“Insyaallah tahun 2027 nanti tidak menutup kemungkinan hadiahnya mobil. Tujuan kita bukan mengejar hadiah, tetapi bagaimana semangat kita untuk mempertahankan olahraga,” ujar Iksan.

Ia juga mendorong para pemain muda berbakat untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar pada Desember mendatang.

Bupati menekankan pentingnya memberikan perhatian dan kesempatan kepada atlet-atlet berprestasi dari 10 kecamatan di Morowali agar dapat memperkuat daerah pada ajang Porprov.

Sementara itu, bagi tim yang belum berhasil menjadi juara, Iksan berpesan agar tidak berkecil hati. Ia menilai kompetisi tersebut bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan masyarakat melalui olahraga.

Untuk penyelenggaraan Liga 4 Piala Bupati Morowali 2027, pemerintah daerah juga berencana menerapkan aturan yang lebih ketat terkait komposisi pemain, termasuk rencana tidak memperbolehkan tim menggunakan pemain dari luar Kabupaten Morowali.

“Saya, Bupati Morowali, bersama Ibu Wakil Bupati Morowali, mengapresiasi kerja-kerja panitia yang telah menyukseskan kegiatan ini,” kata Iksan.

Setelah secara resmi menutup turnamen, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan ekshibisi antara tim Pemerintah Kabupaten Morowali melawan DPRD Kabupaten Morowali serta penyerahan hadiah kepada para pemenang dan pemain terbaik.

Dalam klasemen akhir, Fentama FC Kecamatan Bungku Timur berhasil keluar sebagai juara pertama. Fentama FC berhak membawa pulang piala, hadiah Rp25 juta, serta bonus tambahan Rp15 juta.

Posisi juara kedua ditempati Tunas Muda FC Kecamatan Bungku Barat dengan hadiah Rp20 juta dan bonus Rp10 juta.

Sementara itu, Menui FC Kecamatan Menui Kepulauan dan Labua FC Kecamatan Bungku Tengah menjadi juara bersama untuk posisi ketiga. Masing-masing memperoleh hadiah Rp12,5 juta serta bonus Rp2,5 juta.

Untuk penghargaan individu, Muzakir dari Fentama FC dinobatkan sebagai pemain terbaik, sementara Sumarlin meraih penghargaan Best Player dan Muh. Rafli dari Fentama FC terpilih sebagai goalkeeper terbaik. Masing-masing penerima penghargaan mendapatkan bonus sebesar Rp5 juta.

Penutupan Liga 4 Piala Bupati Morowali 2026 berlangsung meriah dan menjadi bagian dari upaya mendorong pembinaan sepak bola serta pengembangan talenta-talenta muda di Kabupaten Morowali.

Sumber :morowalikab.go.id

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama