Palu _ Kejuaraan bulu tangkis PB Central Open 2026 resmi bergulir di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (5/9/2026).
Kejuaraan tersebut dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid yang diwakili Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulawesi Tengah, Moh Rifani.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Moh Rifani, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Central Open 2026.
Menurutnya, kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang membangun silaturahmi, persaudaraan, disiplin, karakter, serta sportivitas.
“Menang adalah prestasi, kalah adalah pelajaran. Tetapi menyerah bukanlah pilihan,” demikian pesan Gubernur Anwar Hafid.
Gubernur juga mengajak generasi muda Sulawesi Tengah untuk berani bermimpi besar dan tidak minder hanya karena berasal dari daerah.
“Anak Sulteng harus berani bermimpi besar dan berani bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional,” pesannya.
Central Open 2026 diikuti atlet dari berbagai daerah. Selain peserta dari Sulawesi Tengah, kejuaraan ini juga diikuti atlet dari Kalimantan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, hingga Sulawesi Selatan.
Ketua PB Central Palu sekaligus Ketua Panitia Central Open 2026, Dicky Prayudha, mengatakan kejuaraan tahun ini diikuti hampir 300 atlet kelompok umur dan sekitar 150 pasangan pada kategori dewasa.
Dengan jumlah peserta tersebut, Central Open 2026 menjadi salah satu ajang yang cukup besar dalam mendorong perkembangan olahraga bulu tangkis di Sulawesi Tengah.
Dicky juga mengatakan panitia memberikan perlindungan asuransi kecelakaan bagi seluruh atlet dan panitia selama kejuaraan berlangsung. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dalam mengikuti pertandingan.
Sementara itu, Ketua PBSI Kota Palu Marjun Pakaya menilai kejuaraan seperti Central Open penting bagi atlet muda untuk mengukur hasil latihan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding menghadapi lawan dari berbagai daerah.
“Juara bukan target utama. Target utama adalah pengalaman, pengalaman bertanding, siapa lawan, siapa kawan di event-event besar,” kata Marjun.
Melalui Central Open 2026, diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang mampu membawa nama Sulawesi Tengah bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
