Piala Wali Kota Palu Antar-Kelurahan Resmi Berakhir, Nunu Juara 1

PALU – Piala Wali Kota Palu antar-kelurahan se-Kota Palu yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palu dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Kota Palu resmi berakhir.

Pertandingan final mempertemukan Kelurahan Nunu dan Kelurahan Lere di Lapangan Faqih Rasyid, Palu, Sabtu (26/9/2026).

Dalam turnamen perdana tersebut, Kelurahan Nunu berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul Kelurahan Lere sebagai juara kedua, sementara Kelurahan Kayumalue Ngapa menempati posisi juara ketiga.


Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengatakan pelaksanaan turnamen perdana ini akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan tahun berikutnya.

Ia memastikan Piala Wali Kota Palu akan dikemas lebih meriah dengan peningkatan bonus hingga Rp250 juta pada tahun depan.

“Tahun depan kita buat lebih meriah lagi dengan bonus Rp250 juta. Kemudian yang juara 1, 2, dan 3 akan mengikuti ajang yang lebih menantang lagi, yaitu Piala Kota Palu atau Piala Wali Kota Palu tingkat provinsi,” ujar Hadianto.

Menurutnya, ajang tingkat provinsi tersebut direncanakan memiliki total bonus hingga Rp500 juta.

Hadianto menjelaskan, rencana pelaksanaan ke depan yakni Piala Wali Kota Palu tingkat kelurahan digelar sekitar April 2027. Setelah itu, kompetisi tingkat provinsi direncanakan berlangsung pada September 2027, berdekatan dengan peringatan HUT ke-49 Kota Palu.

Dalam kesempatan tersebut, Hadianto juga mengingatkan seluruh pemain dan pendukung untuk menjaga sportivitas selama pertandingan.

“Jangan berkelahi. Kenapa harus berkelahi? Pokoknya tidak boleh ada perkelahian. Mari kita tunjukkan bahwa sepak bola adalah olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.

Ia menilai pelaksanaan turnamen antar-kelurahan tersebut menunjukkan bahwa Kota Palu memiliki banyak talenta sepak bola yang berpotensi untuk dikembangkan.

“Saya berterima kasih. Ternyata pertandingan antar-kelurahan ini sangat seru. Kita bisa melihat bahwa bibit-bibit pemain sepak bola di Kota Palu sangat besar,” katanya.

Hadianto berharap turnamen tersebut dapat menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan semangat dan kecintaan terhadap sepak bola.

“Jadikan turnamen ini sebagai ajang dan wadah untuk menyalurkan semangat serta kecintaan kita terhadap sepak bola. Untuk anak-anak dan adik-adik kita, jauhi narkoba dan jauhi hal-hal yang tidak baik,” pesannya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk bersama-sama membangun Kota Palu melalui kegiatan positif dan prestasi olahraga.

“Bangun kota ini dengan baik. Jadilah generasi yang lebih baik,” tutupnya.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama