Usai Piala Soeratin 2026,Aisyah Jely Rompas: Pentingya Kompetisi Berjenjang Untuk Talenta Muda Sulteng

PALU – Piala Soeratin U15 dan U17 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 resmi berakhir. Persipal Junior Akademi keluar sebagai juara pada kategori U15, sementara Labuan Beru FC berhasil menjadi kampiun kategori U17.

Rangkaian kompetisi sepak bola usia dini tersebut resmi ditutup di Lapangan Gawalise Tipo, Kota Palu, Kamis (10/9/2026). Penutupan dilakukan oleh Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Tengah, Dinwar, yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah.

Berakhirnya Piala Soeratin tahun ini menjadi momentum penting bagi pembinaan sepak bola usia dini di Sulawesi Tengah. Kompetisi tersebut tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menjadi wadah bagi pemain-pemain muda untuk mendapatkan pengalaman dan menunjukkan potensi mereka.

Plt Sekretaris Umum PSSI Sulawesi Tengah, Aisyah Jely Rompas, berharap gelaran kompetisi usia dini seperti Piala Soeratin dapat terus dilanjutkan dan semakin berkembang pada masa mendatang.

Aisyah berharap, setelah kepengurusan PSSI Sulawesi Tengah terpilih nantinya, tren positif tersebut dapat terus dijaga melalui pelaksanaan kompetisi resmi yang berjenjang dan sesuai dengan program PSSI.

Menurutnya, keberadaan kompetisi yang berkesinambungan merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan pembinaan sepak bola sejak usia dini di Sulawesi Tengah.

“Harapannya, pengurus PSSI Sulawesi Tengah yang terpilih nanti bisa melanjutkan tren positif ini dengan melaksanakan kompetisi resmi berjenjang sesuai program PSSI, sehingga visi dan misi membangun sepak bola sejak dini di Sulawesi Tengah cepat terwujud,” ujar Aisyah.

Ia juga berharap PSSI dan pemerintah daerah dapat terus berjalan bersama sebagai mitra dalam pembangunan dan pembinaan sepak bola usia dini.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan sistem pembinaan yang lebih terarah sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi anak-anak dan pemain muda di Sulawesi Tengah untuk berkembang.

“PSSI dan pemerintah daerah bisa selalu menjadi partner untuk pembangunan dan pembinaan usia dini sepak bola,” katanya.

Lebih jauh, Aisyah menilai kompetisi seperti Piala Soeratin mampu membuka peluang munculnya talenta-talenta baru dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah.

Dengan semakin banyaknya kompetisi usia dini yang digelar secara berjenjang, ia berharap Sulteng ke depan tidak kekurangan pemain bertalenta yang dapat menjadi kekuatan sepak bola daerah.

“Banyak bibit-bibit baru muncul sehingga Sulawesi Tengah tidak kekurangan pemain-pemain bertalenta,” tuturnya.

Piala Soeratin U15 dan U17 2026 pun diharapkan menjadi bagian dari perjalanan panjang pembinaan sepak bola Sulawesi Tengah. Para pemain muda yang tampil di ajang ini diharapkan terus berkembang dan kelak mampu membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama