KONI Sigi Siapkan 17 Cabor, Bonus Emas Porprov Capai Rp25 Juta

SIGI — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sigi terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah ke-X yang akan berlangsung di Kabupaten Morowali.

Sebanyak 17 cabang olahraga (cabor) dipastikan akan mewakili Kabupaten Sigi pada ajang olahraga tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tersebut.

Sekretaris Umum KONI Kabupaten Sigi, Aspar Lapondo, S.Sos., mengatakan dari 17 cabor tersebut, sebanyak 13 cabor mendapat pembiayaan dari KONI Sigi, sedangkan empat cabor lainnya akan berangkat secara mandiri.

Ke-13 cabor yang mendapat pembiayaan KONI Sigi yakni tinju, panjat dinding, panahan, taekwondo, pencak silat, aquatik, karate, biliar, gateball, petanque, sepeda, ice skating, dan sepak takraw.

Sementara empat cabor yang akan berangkat secara mandiri yakni Perbakin, IMI, bola voli, dan tenis lapangan.

Aspar mengatakan, target Sigi pada Porprov X adalah mempertahankan prestasi yang telah diraih pada Porprov sebelumnya.

Pada Porprov 2022, kontingen Sigi berhasil meraih 48 medali emas dan menempati posisi ketiga dalam klasemen perolehan medali.

Capaian tersebut menjadi motivasi bagi KONI Sigi untuk kembali mempersiapkan kekuatan terbaik menghadapi Porprov X di Morowali.

Sejumlah cabor diharapkan menjadi andalan Sigi dalam perburuan medali. Di antaranya atletik, panjat dinding, taekwondo, aquatik, dan bola voli. Selain itu, cabor seperti tinju, panahan, pencak silat, karate, hingga sepak takraw juga diharapkan mampu menyumbangkan medali.

Untuk mengejar hasil terbaik, KONI Sigi meminta seluruh cabor meningkatkan intensitas latihan. Kejuaraan atau kompetisi sebelum Porprov juga dinilai penting sebagai sarana mengukur perkembangan dan kesiapan atlet sebelum bertanding di Morowali.

“Harapan KONI Kabupaten Sigi, cabor yang akan mengikuti Porprov sudah lebih meningkatkan aktivitas latihan. Kalau ada kejuaraan-kejuaraan sebagai pengukur aktivitas latihan, itu harus dimantapkan hari ini,” kata Aspar.

KONI Sigi juga melakukan pemetaan terhadap potensi setiap atlet. Para pelatih diminta mempresentasikan peluang medali dari atlet yang mereka bina. Hasil pemetaan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan atlet yang akan diberangkatkan.

KONI Sigi bahkan menegaskan tidak ingin memberangkatkan atlet yang dinilai belum memiliki peluang kompetitif.

“Kalau nanti satu atau dua minggu sebelum berangkat saya tanyakan langsung atletnya siapa yang mampu menyumbangkan medali perak dan perunggu, ketika dia angkat tangan, hari itu juga saya tidak berangkat,” tegasnya.

Sementara itu, terkait bonus bagi atlet peraih medali, Aspar mengatakan nominal bonus masih mengacu pada Porprov sebelumnya.

Peraih medali emas mendapatkan bonus Rp25 juta, medali perak Rp5 juta, dan medali perunggu Rp3 juta.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, KONI Sigi berharap 17 cabor yang akan tampil di Porprov X mampu memberikan hasil terbaik dan mempertahankan prestasi Kabupaten Sigi di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama